Featured

4/Theosofi/custom

Shambhala(Shangri-La), Kerajaan Misterius dan Tersembunyi di Himalaya

by 11.03
Ada sebuah kepercayaan yang meyakini bahwa diantara puncak-puncak bersalju Himalaya dan lembah-lembah yang terpencil ada sebuah tempat yang tidak tersentuh, sebuah kerajaan dimana kebijakan universal berada di sana.

Dalam teks-teks kuno, seperti Kalachakra dan Zhang Zhung disebutkan, kerajaan tersebut bernama Shambahala yang berasal dari bahasa Sansakerta dan memiliki arti Tempat Kedamaian atau Tempat Keheningan. Kerajaan tersebut memiliki ibu kota bernama Kalapa dengan raja dari dinasti Kulika.

Banyak orang berusaha mencari kebenaran akan adanya kerajaan itu, namun tak kunjung menemukannya. Maka ada yang kemudian mempercayainya, dan ada pula yang menganggap hanyalah simbol penghubung antara yang nyata dan yang gaib.

Namun demikian, dalam teks kuno Zhang Zhung, kerajaan tersebut memiliki kesamaan dengan Lembah Sultej di Himachal Pradesh. Sedangkan Bangsa Mongolia menyamakan dengan lembah-lembah tertentu di Siberia Selatan.


Pada sekitar tahun 1833, menyebutkan bahwa Shambhala terletak diantara 45’ dan 50’ lintang utara. Nicholas Roerich (1874-1947), penganut teosofi melakukan penjelajahan pada tahun 1923-1928 dengan melintasi 35 puncak gunung untuk menemukan kerajaan tersebut. Nazi pun, pada tahun 1930, 1934 dan 1938 pernah mengirim tim ekspedisi pencari Shambhala.

Diyakini bahwa raja Shambhala yang ke-25, Rudra Cakrin akan memimpin pasukan untuk melawan sebuah pasukan yang jahat dan raja itu akan menjadi pemenang. Alex Berzin, seorang cendekiawan meramalkan bahwa peristiwa itu akan terjadi pada tahun 2424 Masehi.

Ada juga kepercayaan bahwa Shambhala merupakan tempat makhluk luar angkasa yang menurut orang tersebut memiliki perlindungan spritual sehingga sulit ditemukan. Menurut mereka, ada banyak pintu menuju kerajaan Shambhala yang berada diseluruh dunia:
1. Taman Nasional Gua Mammoth di Kentucky, AS
2. Gunung Shasta di California, AS yang juga diyakini terdapat kota Agharta dibawah gunung itu
3. Kota Manaus, Brazil
4. Mato  Grosso, Brazil
5. Air Terjun Iguacu, perbatasan Brazil dan Argentina
6. Gunung Epomeo, Italia
7. Pegunungan Himalaya, Tibet
8. Pyramid of Giza, Mesir
9. King Solomon’s Mines
10. North and South Poles

Namun yang jelas, Kerajaan itu belum ditemukan hingga saat ini meski ada yang meyakini bahwa para biksu yang mencari tempat itu sudah menemukan dan tinggal disana.

Agartha:Dunia Rahasia dibawah Pusat Bumi

by 11.03
Pernah mendengar Agartha? Jika kita sudah mengenal Shambhala, Agartha mirip dengannya. Shambhala sering diklaim sebagai sebuah lokasi (fisik) yang terdapat di sebuah wilayah rahasia di muka bumi (Meskipun Shambhala [dan Shangri-La] lebih layak diartikan sebagai lokasi spiritual yang hanya mampu dijangkau mereka yang mengenal Realitas Tertinggi di dalam hatinya). Sebaliknya, Agartha, meskipun lokasinya semisterius Shambhala (Shambala sendiri sering disebut sebagai ibukota Agartha), terletak di pusat bumi.
Bumi Yang Berlubang


Orang-orang yang percaya keberadaan Agartha meyakini bahwa bumi memiliki ruang besar di dalam. Ibaratnya jeruk, manusia hanya tinggal di kulit jeruk. Sementara itu, isi jeruk tersebut adalah Agharta. Bedanya, di dalam Agartha terdapat sistem kehidupan tersendiri. Terdapat matahari dan langit seperti halnya matahari dan langit yang kita lihat di muka bumi. Bahkan, kehidupan di Agartha lebih maju daripada kehidupan di muka bumi. Agartha bisa dicapai melalui gua-gua rahasia atau terowongan yang sengaja dibuat manusia Agartha untuk terhubung dengan manusia muka bumi.

= BACA JUGA =



Shambhala(Shangri-La), Kerajaan Misterius dan Tersembunyi di Himalaya


Tempat-Tempat Yang Berhubungan dengan Agartha


Jalan paling mungkin untuk mencapai Agartha konon terletak di kutub utara dan selatan. Ada klaim bahwa kedua titik bumi itu memiliki lubang menganga yang mengarah langsung ke Agartha. Selain itu, ada tempat-tempat tertentu di muka bumi yang terkoneksi langsung dengan Agartha. Misalnya: Gua Mamoth Kentucky (Amerika Serikat), Gunung Shasta (California, Amerika Serikat), Morona-Santiago (Ekuador), Mato Grosso (Brazil), Air Terjun Iguacu (perbatasan Argentina-Brazil), Gunung Himalaya, Piramida Giza, dan beberapa tempat lain.

Seperti halnya dunia muka bumi, terdapat beberapa wilayah (kota) di Agartha. Misalnya, Telos, kota yang ada di bawah Gunung Shasta. Ada pula kota Posid di bawah Mato Grosso. Kota Shingwa ada di bawah perbatasan Mongolia dan China. Sementara kota Roma ada di bawah kota bernama sama di India.

Penjelasan tentang Agartha sendiri sudah banyak dikuak oleh beberapa orang, terutama penggemar pseudo-sains. Seorang pelayar Norwegia, Olaf Janson dalam “biografi fiktifnya”, “The Smoky God”, mengaku sudah datang ke dunia bawah tanah. Konon Olaf Janson pernah tinggal selama dua tahun di Agartha.


Sementara, Leonard Euler, seorang matematikawan, berkomentar, “secara matematis, bumi semestinya berongga”. Ray Palmer dalam majalah “Flying Saucers” edisi 69 dan “Search Magazine” edisi 92. Ia menunjukkan bukti foto satelit ESSA-7 di Kutub Utara yang klaimnya menampakkan foto bumi yang berlubang. Namun, yang paling “nyata” tentu perjalanan Admiral Byrd pada 1947.



Perjalanan Admiral Byrd

Agartha atau nama padanannya (Agartta, Agharti, Agarta atau Agartth) mungkin akan dianggap sebagai kota fiktif oleh orang-orang skeptis. Namun, perjalanan Admiral Richard E. Byrd pada pertengahan Februari 1947 mungkin akan mengubah paradigma ini.

Tahun-tahun tersebut, Perang Dunia II telah berakhir dengan kemenangan Amerika Serikat dan sekutunya. Jepang yang sempat menggempur Pearl Harbour, langsung bertekuk lutut setelah dua kota, Hiroshima dan Nagasaki, dibom atom. Dalam keadaan dunia yang masih kacau-balau ini, Admiral Byrd melakukan penerbangan ke kutub utara. Di sana, Byrd menemukan pemandangan menakjubkan.



Jika Arktik semestinya dipenuhi es atau salju, sang Admiral justru melihat pegunungan, hutan, sungai, dan danau yang sama sekali tidak merepresentasikan daerah kutub. Tak ayal lagi Byrd telah sampai ke Agartha (walaupun Byrd tidak menyebutkan bahwa ia berada di Agartha).

Di dunia bawah tanah yang serupa dengan dunia muka bumi ini, Byrd bertemu dengan seorang tetua yang “mengundangnya dengan telepati” ke dunia tersebut.Sang tetua secara umum mengeluhkan kebrutalan manusia dalam tahun-tahun terakhir. Manusia bawah tanah memperingatkan ancaman kemunduran peradaban muka bumi yang disebabkan perang. Tetua tersebut mencontohkan bagaimana Zaman Kegelapan pernah melanda Eropa. Keadaan yang lebih buruk akan menimpa manusia, yang digambarkan sang tetua sebagai badai kelam yang akan menyapu hampir semua manusia muka bumi. Byrd diundang ke dunia bawah bumi demi menyampaikan pesan penegakan perdamaian sebelum terlambat. Sang tetua mengklaim bahwa mereka telah berusaha mengirimkan pesan secara langsung dengan pesawat Flugelrad yang dikenal manusia bumi sebagai UFO. Namun, bukannya ditanggapi, UFO tersebut justru ditembaki dan dikejar oleh pesawat tempur Amerika Serikat karena dianggap penyusup.



Harapan Yang Benar; Bahkan Meski Cuma Mimpi

Orang lain boleh beranggapan Byrd tengah berkhayal berlebihan. Namun, seandainya ia memang pendusta sekalipun, pesan 64 tahun lalu itu demikian gamblang: ada ancaman besar atas “keberhasilan” manusia menciptakan senjata pemusnah massal dan semakin rapatnya semua wilayah dunia berkat kemajuan teknologi.

Lebih jauh, Kalaupun Olaf Janson, Leonard Euler, Ray Palmer, dan Admiral Byrd hanya bermimpi, bukankah keadaan Agartha yang asri merupakan khayalan umum semua orang di dunia tentang keadaan dunia yang diharapkan? Jauh dari polusi, gas beracun, gedung bertingkat, kendaraan, plastik, dan produk budaya yang “maju” ini, setiap manusia lebih suka “bersatu dengan alam”. Orang yang tidak percaya, bisa beranggapan, kepercayaan tentang Agartha datang dari perjalanan spiritual ruh manusia untuk mengenali dunianya sendiri yang ternyata serba misterius. Selebihnya, ada atau tidaknya Agartha, biarlah selamanya tetap menjadi rahasia.

Fenomena DEJA VU dalam Parallel Universe

by 10.51

Pastinya banyak orang yang merasakan fenomena Deja Vu, mungkin termasuk anda, itu adalah sebuah perasaan atau kesan bahwa anda pernah mengalami, menyaksikan atau memiliki pengalaman yang sama persis dengan sebuah peristiwa sebelumnya.

Makna dari Deja Vu berasal dari bahasa Prancis yang memiliki arti "Pernah Melihat". Ini adalah fenomena yang umum namun masih sangat sedikit untuk dapat dipahami. Sebagian besar dari kita saat berada ditempat yang baru namun kita merasa yakin bahwa kita pernah kesana atau berada disana sebelumnya, namun seringkali kita merasa kesulitan untuk memahami bagaimana hal tersebut mungkin terjadi padahal seingat kita tidak pernah kesana sebelumnya.

Untuk waktu lama, sensasi aneh ini seringkali dikaitkan dengan fenomena paranormal ataupun gangguan neurologis. Dalam beberapa tahun terakhir, para ilmuwan mempelajari fenomena ini dan sejumlah teori tentang deja vu muncul yang menunjukkan bahwa itu bukanlah hanya sebuah kesalahan yang terjadi dalam sistem memori otak kita.

Psikolog menyebutkan bahwa deja vu mungkin terjadi ketika aspek-aspek tertentu dari sebuah situasi saat ini mirip dengan aspek-aspek tertentu dari situasi yang pernah terjadi sebelumnya. Jika banyak terjadi tumpang tindih antara unsur-unsur dari situasi yang lama dengan siatuasi yang baru maka kita akan mendapatkan perasaan kesamaan yang sangat kuat.

Penjelasan alternatif lainnya adalah berkaitan dengan ramalan, kenangan hidup masa lalu, Clairvoyance (kemampuan supranatural untuk melihat sebuah objek atau perbuatan seseorang dimasa lalu), atau hal mistis lainnya yang memenuhi kondisi tertentu dalam perjalanan hidup.

Apapun penjelasan yang ada sebelumnya mengenai deja vu, deja vu tetap saja merupakan fenomena yang universal dengan kondisi manusia dan dasar dari penyebab mengenai fenomena ini masihlah tetap merupakan misteri.

Kemungkinan lain yang menarik adalah rahasia tersembunyi hubungan antara deja vu dengan dunia paralel (Paralel Universal). Seperti banyak yang sudah mengetahui bahwa multiverse adalah teori dimana alam semesta yang kita ketahui bukanlah satu-satunya alam semesta namun alam semesta ada banyak dan sejajar satu sama lain. Alam semesta yang berbeda-beda ini dalam teori multiverse disebut sebagai paralel universe (alam semesta paralel).

Menurut Dr Michio Kaku, seorang pengajar Fisika di City University of New York: Fisika kuantum menyatakan bahwa ada kemungkinan bahwa deja vu mungkin disebabkan oleh kemampuan anda untuk menyelip diantara dua alam semesta yang berbeda.
Dr Kaku menyebut nama Prof Steve Weinberg seorang ahli teori fisika dan pemenang hadiah nobel sebagai pendukung gagasan dari Multiverse.
Weinberg menyebutkan bahwa ada jumlah yang tak terbatas dari dunia paralel bersamaan dengan dunia kita dalam ruangan yang sama.

"Ada ratusan gelombang radio berbeda yang disiarkan disekitar anda dari stasiun-stasiun yang jaraknya berbeda-beda, pada satu kejadian kantor, mobil anda atau ruang tamu anda penuh dengan gelombang radio namun jika anda menghidupkan radio anda hanya dapat mendengarkan satu frekwensi radio pada saat itu, frekwensi lainnya tidak satu phase satu sama lainnya"

Setiap stasiun radio memiliki frekwensi yang berbeda, energi yang berbeda akibatnya radio anda hanya dapat beralih ke salah satu siaran radio dalam satu waktu. Demikian juga dengan alam semesta kita, kita disetel ke frekwensi yang sesuai dengan realitas fisik kita.

Namun ada jumlah tak terbatas dari realita parelel yang bersamaan berjalan dengan kita di ruang yang sama namun kita tidak dapat mengatur untuk dapat pindah ke dunia paralel yang satu ke yang lainnya (masih belum bisa).
Sementara untuk radio dapat disetel untuk pindah ke frekwensi tertentu dan dengan demikian seperti sebuah stasiun radio tunggal alam semesta kita terdiri dari atom-atom yang berosilasi pada frekwensi yang unik yang tidak memberikan vibrasi pada alam semesta yang lain.

Alam semesta biasanya tidak "dalam fase /in phase", yang bergetar pada frekwensi yang sama, yang satu sama lain karena selisih yang disebabkan oleh waktu, namun disaat mereka "dalam fase" secara teoritis kita dapat "bergerak maju dan mundur" diantara alam-alam semesta itu.

Jadi meskipun masih "belum pasti" namun bisa jadi bahwa saat anda mengalami deja vu anda "bergetar bersama-sama" dengan dunia paralel anda lainnya seperti yang dikemukakan oleh Dr Michio Kaku.
Mungkin saja pengalaman deja vu kita adalah jendela bagi dunia paralel (paralel universe).

Apakah Peristiwa Holocaust dilakukan demi keuntungan para Miliarder ?

by 10.49

Dimana pun ada peperangan dimuka bumi ini, disana pula biasanya tersembunyi agenda terselubung yang diatur “pemain balik layar”.


Di lini depan, pasukan bertempur mati matian sedangkan mereka di belakang layar menangguk uang serta keuntungan dari “pesta peperangan”, yah begitulah, perang adalah sebuah pesta yang menjanjikan kesenangan bagi mereka. Malang memang pasukan yang bertempur tersebut, menyabung nyawa sedangkan para “pemain belakang” tersebut memutar uang di industri peralatan perang musuh ( trading with the enemy), mencari pemerintahan baru , menyelundupkan alat perang, dan masih banyak lagi.
"Kami para Yahudi menginginkan perang". Satir yang ironis tapi sesuai dengan kenyataan!, 'tulisan pada rambu yang dipegang orang Yahudi tersebut'.
Tak terkecuali perang dunia ke II, perang yang paling besar dalam sejarah umat manusia ini ternyata menyimpan kebusukan para pemain belakang ini. Pertempuran antara sekutu melawan axis ini dijadikan ajang cari untung. Banyak pengusaha AS yang turut serta membantu NAZI dan begitu juga sebaliknya, membangun bisnis patungan, sementara jutaaan prajurit kedua belah pihak meregang nyawa di medan perang. Tulisan kali ini mengangkat tentang keterlibatan agen agen CIA dan SS dalam perang dunia kedua itu, mungkin dalam kata lain kita sebut persekongkolan atau konspirasi. Tahukah anda kalau agen khusus CIA dan SS yang di berbeda misi di lapangan ternyata berkonspirasi mengamankan bisnis miliaran dollar para pengusaha papan atas kedua negara bertikai?
Jawaban nya adalah Ya! Benar, mereka benar melakukan konspirasi dan baru terungkap beberapa tahun lalu yang sontak saja membuat banyak pihak kecewa. Memang hal busuk itu terkuak secara bertahap, diawali dengan mencuatnya bukti bukti keterlibatan tidak langsung Inggris – AS dalam tragedy Holocaust.
Di permukaan baik London maupun Washington memang sama sama menentang keras pembantaian (holocaust) yang di agendakan oleh NAZI jerman, namun sebenarnya Inggris maupun Amerika sama sama tidak dengan sungguh sungguh memerangi ideology facist Hitler. Mengapa?
Karena banyak pengusaha pengusaha besar AS dan Inggris mempunyai kepentingan dalam Industri Jerman dengan hadirnya ribuan pekerja paksa yang berkontribusi untuk sekutu sendiri, seperti di Auschwitz ada pabrik bom dan kimia serta persenjataan utama milik I.G Farben yang dengan sangat di dukung oleh raja minyak AS Rockefeller, kedua orang ini telah meraup untung begitu besar karena digerakkan oleh pekerja Yahudi yang di tawan NAZI tanpa perlu mengeluarkan upah !
- Birkenau-Auschwitz dilihat dari udara, pabrik bom dan kimia serta persenjataan utama milik I.G Farben.Selain itu ada perusahaan Standard Oil, di lingkup industri vital lainnya di tanam pula uang milik General Motors, IBM, Ford, the Case, National city bank, ITT dan masih banyak lagi perusahaan lain nya yang meraup untung ditengah banjir darah di Eropa. Dan uang yang berhasil berputar dalam industri terkutuk itu adalah sebesar 8 milliar dollar AS.
Mungkin benar kata pendiri Ford , Henry Ford, dia pernah berkata bahwa para bankir Yahudi amerika telah menyebabkan perang di Eropa. Dengan fakta seperti ini, betapa malang pasukan pasukan yang bertempur, karena semua ini demi keuntungan para miliarder kedua negara bertikai.
IG farben dan Standard Oil sama sama merupakan perusahaan industri strategis, IG farben memonopoli industri kimia, film dan farmasi di Jerman. Sementara Standard Oil, di AS merupakan penguasa ladang minyak. Berkat dukungan Rockefeller, IG Farben menyuplai 85 persen kebutuhan amunisi tentara Jerman selama PD II. Selama perang Rockerfeller dan pengusaha AS lainnya diam diam menanam saham dan membangun usaha patungan di Jerman sejak 1926. Jerman sendiri bagi Rockerfeller ibarat “rumah kedua”, karena kakek moyangnya, yakni Johann Rockefeller, adalah imigran asal Jerman.
Keterlibatan CIA serta Allgemeine SS meliputi penjagaan terhadap situs situs industri yang ada di Jerman, karena merupakan sebuah bisnis strategis dan berkeuntungan miliaran dollar milik pengusaha pengusaha kaya seperti Averell Harimman ( raja kereta AS), Fritz Thyssen ( industrialis serta penyokong utama keuangan NAZI) serta banker AS George Herbert Walker dan Prescott Bush (kakeknya George Walker Bush, presiden Amerika yang menginvasi Irak!).
- Fritz Thyssen ( industrialis serta penyokong utama keuangan NAZI)Di lain pihak ada keunikan dengan hadirnya joseph Stalin, seorang komunis yang juga musuh besar utama ideology NAZI ternyata berkerja sama pula mendirikan sebuah kompleks Industri, hanya saja lokasi nya sengaja di buat di Polandia agar terhindar dari campur tangan Hitler dan kroni-kroni nya.
Undang undang trading with the enemy act, yang diterbitkan badan legislatif AS seolah tak bertaring lagi menghadapi praktik busuk Rockefeller dkk itu. Boleh jadi karena Rockefeller memberikan kontribusi berupa menyogok dengan memberi imbalan karet sintesis yang sangat diperlukan oleh kendaraan kendaraan tempur AS. Dengan sogokan ini seolah Undang undang hanyalah kertas kosong berisi bualan bualan sampah yang tak perlu di patuhi, karena semua bisa di atur demi kepentingan beberapa gelintir Pengusaha tamak.
Selain itu pihak AS juga tak ingin berurusan panjang dengan Rockefeller sang raja minyak AS yang menguasai banyak tambah minyak di seantero AS, sehingga pemerintah dibuat tak berkutik, benar benar tak berkutik. Dan sangat mustahil bila pemerintah AS tak mengetahui dan memberi ijin berkaitan dengan ekspor barang barang tersebut.
Yang menarik, AS dan sekutu nya selalu menjatuhkan bom 14 mil dari komplek pabrik yang ada di Jerman dan sama sekali tak pernah menjamah lokasi Auschwitz. Sebetulnya bila mereka benar ingin membebaskan Eropa, mereka sudah seharusnya menargetkan pemboman terhadap pabrik pabrik di sekitaran Jerman, seperti apa yang mereka lakukan saat melakukan pemboman terhadap pabrik pabrik amunisi dan tank di Jepang.
Jadi ada apa? Ya, balik lagi ke soal kepentingan, kekuasaan dan uang ! dan mungkin saja sebelum diadakan sorti pemboman, pihak pengusaha sudah membisiki para ahli strategi untuk “jangan membom pabrik saya” . Fakta konyol lain nya adalah begitu perang usai, CIA langsung berkantor di sebuah pencakar langit mewah milik IG Farben di Frankfurt Jerman !. Fakta demi fakta akhirnya semakin menguatkan tuduhan bahwa Holocaust merupakan sebuah persekongkolan busuk yang sangat jahat yang melibatkan para pengusaha tamak dan juga pejabat pejabat haus kekuasaan.
Pasca perang dunia kedua, konspirasi itu belum juga berhenti, banyak pengungsi Yahudi yang ber migrasi ke Palestina ditembaki ditengah perjalanan oleh kapal kapal perang Inggris dan membiarkan nya terbakar lalu tenggelam, seorang saksi William R. Perl (seorang perwira intelejen AS) ingat betul bagaimana kapal kapal inggris HMS Lorna menembaki kapal tiger hill milik pengungsi Yahudi dan juga agen agen MI-6 Inggris yang menembaki kapal The struma.
Apa maksud semua itu? Jikalau mereka berniat menolong mengapa mereka menembaki dan seperti menghalang halangi kepulangan dan seolah ingin menggiring kembali mereka semua ke Eropa dan bisa saja agar sebuah masalah timbul kembali.
Belum selesai, setelah perang usai ramai ramai para agen AS, Inggris dan Russia bergentayangan di Jerman mencari para cendikiawan, professor dan juga ilmuwan ilmuwan untuk di bawa pulang ke negara nya masing masing, bukan rahasia lagi, ilmuwan jerman sangat terkenal kepintaran nya dan memiliki penemuan penemuan yang terhitung maju di jaman nya. Banyak dari ilmuwan ilmuwan tersebut memiliki Track record yang buruk sebagai penjahat kemanusian dengan berpartisipasi sebagai dokter yang berpraktek eksperimen kemanusiaan di Auschwitz dan juga ilmuwan peracik bom bom kimia yang digunakan untuk membunuh kaum minoritas incaran NAZI. Dan itu sudah tidak jadi masalah lagi bagi AS dan sekutunya, karena Track record buruk tersebut bisa diputihkan oleh CIA asal mau berkerja sama dengan pemerintah AS dan bila tidak tentunya akan berhadapan dengan mahkamah kejahatan perang yang digelar setelah perang usai yang banyak menghadirkan penjahat penjahat NAZI seperti Heinrich Himmler dan Adolf Eichmann. Hal tersebut segera saja menjadi rebutan antara agen CIA dan agen KGB, hal tersebut sama seperti apa yang dilakukan burung bangkai memperebutkan seonggok daging busuk.

4 Rencana Besar Yang Dilakukan Pihak Asing Untuk Menggulingkan Soekarno

by 10.48

Kantor Luar Negeri Inggris menggunakan “trik kotor” dalam ‘membantu menggulingkan Presiden Indonesia Soekarno, pada tahun 1966. Selama 30 tahun, setengah juta orang telah tewas.


Beberapa kalimat yang terucap dari Tan Malaka “Bapak Republik” yang dilupakan. Ucapakan yang masih menjadi realita dalam perkembangan Nusantara kita.
Bagaimana tidak, hal yang paling dihindari dikala zaman Tan Malaka dan para pejuang lainnya memperjuangkan kemerdekaan Indonesia secara utuh dari penjajah tanpa ada kekurangan (dengan jalan tanpa perundingan yang merugikan) itu diulangi dan dilanjutkan oleh generasi saat ini. Banyak kekayaan sumber daya alam yang dimiliki negeri ini tetapi rakyat masih berada pada garis kemiskinan, ironisnya hasil kekayaan alam keuntungannya dinikmati oleh bangsa asing.
Disini akan dipaparkan beberapa informasi keterkaitan asing dalam pelengseran Presiden Ir. Soekarno, dan kenapa Ir. Soekarno harus dilengserkan? Sebelum menjawab beberapa pertanyaan tersebut, mari kita melihat kebelakang sejenak ;

Berawal dari Jean Jacques Dozy


Lahir di Rotterdam Belanda pada 18 juni 1908 dan meninggal di Belanda pada tanggal 1 Nopember 2004. Dozy yang memberi nama Ertsberg Mountain, dalam reportnya, Dozy menulis tentang kekagumannya akan kandungan emas yang di lihat di pegunungan Papua tersebut, dalam bahasa yang menurut saya sedikit di personifikasi, beliau mengibaratkan melihat gunung emas di bulan.
Dari data penemuan inilah, yang menyebabkan pihak asing semakin memburu keberadaan sumber daya alam di Indonesia, kala itu Indonesia berada dibawah pemerintahan Ir. Soekarno, yang notabene pro-rakyat!
Hal ini dibuktikan dengan sebuah cerita sebelum tahun 1965, seorang taipan dari Amerika Serikat menemui Soekarno. Pengusaha itu menyatakan keinginannya berinvestasi di Papua. Namun Soekarno menolak secara halus.
“Saya sepakat dan itu tawaran menarik. Tapi tidak untuk saat ini, coba tawarkan kepada generasi setelah saya,” ujar Soekarno.
Soekarno berencana modal asing baru masuk Indonesia 20 tahun lagi, setelah putra-putri Indonesia siap mengelola. Dia tidak mau perusahaan luar negeri masuk, sedangkan orang Indonesia memiliki pengetahuan nol tentang alam mereka sendiri. Sebagai persiapan, Soekarno mengirim banyak mahasiswa belajar ke negara-negara lain.
Soekarno boleh saja membuat tembok penghalang untuk asing dan mempersiapkan calon pengelola negara. Namun, Asvi menjelaskan usaha pihak luar ingin mendongkel kekuasaan Soekarno tidak kalah kuat, berikut beberapa point penting yang dilakukan oleh pihak asing dalam melengserkan kekuasaan Presiden Soekarno ;

1. Dengan dimulainya operasi : Kennedy Harus Mati


Pada 25 November 1963, Amerika Serikat memakamkan John F Kennedy (JFK) di Arlington National Cemetery, 3 hari setelah sang presiden ditembak saat berpawai di Dallas, Texas. Namun, tak semua bagian tubuh Kennedy ikut dimakamkan. Otaknya tak ikut masuk liang lahat. Organ itu sebelumnya disimpan di Arsip Nasional.

Kematian John F Kennedy hingga kini masih menyisakan misteri, ada sebuah teori konspirasi yang mencuat, jika JKF harus mati karena JFK justru mendukung Soekarno. Kennedy mengancam Belanda akan menghentikan bantuan Marshall Plan jika ngotot mempertahankan Irian Barat. Nah dari situ peluang Freeport untuk bisa mengambil alih Gold Mountain bisa mengalami kendala, dengan membunuh JFK otomatis kebijakan luar negeri USA bisa dikendalikan secara dinamis oleh para kaum Globalis yang hendak mempertahankan hegemoninya atas kebijakan politik di Amerika.


2. Berlanjut dengan Penyebaran Paham Komunisme adalah Kafir!


Duta Besar Inggris untuk Indonesia saat itu, Sir Andrew Gilchrist, baru saja mengunjungi London untuk berdiskusi dengan Kepala Dinas Luar Negeri, Joe Garner.
Diskusi itu mengenai Operasi Rahasia (Covert Operations) untuk melemahkan Sukarno, Presiden Indonesia yang merepotkan dan berpikiran mandiri, ternyata tidak berjalan dengan baik. Lalu, Garner dibujuk untuk mengirim Reddaway, pakar propaganda FO, untuk Indonesia.
Dengan meningkatnya hubungan harmonis antara Indonesia dan Uni Sovyet (Rusia) kala itu semakin menguntungkan pihak asing dalam melempar bola panas seputar isu komunisme, beragam cara dilakukan pihak asing agar bisa menggulingkan pemerintahan Presiden Ir. Soekarno, dalam hal ini isu PKI.

 

Setali tiga uang, hal ini juga dilakukan pihak asing agar meredam ideologi Sosialis yang mulai menyebar di Asia Tenggara, khususnya Indonesia.

3. Kudeta Militer 1965



Terkait meningkatnya isu komunisme yang merebak di kawasan Asia Tenggara, pihak asing diyakini salah satu bagian yang merancang kudeta terhadap Soekarno, yang dilakukan AS dengan menggerakkan sejumlah perwira Angkatan Darat yang disebutnya sebagai “our local army friend”.
Salah satu bukti adalah sebuah telegram rahasia Cinpac 342, 21 Januari 1965, pukul 21.48, yang menyatakan ada kelompok Jenderal Suharto yang akan mendesak angkatan darat agar mengambil-alih kekuasaan tanpa menunggu Soekarno berhalangan. Mantan pejabat CIA Ralph Mc Gehee juga pernah bersaksi jika hal itu benar adanya

4. Runtuhnya Sang Putra Fajar!


Pada bulan Maret 1966 basis kekuatan Sukarno mulai compang-camping dan ia dipaksa untuk menyerahkan kekuasaan kepresidenan kepada Jenderal Suharto, sebagai panglima militer, yang sudah menjalankan kampanye dengan pembunuhan massal terhadap dugaan komunisme.
Indonesia sangat penting baik secara ekonomi dan strategis. Pada tahun 1952, AS mencatat bahwa jika Indonesia jauh dari pengaruh Barat, maka negara tetangganya seperti Malaya mungkin akan mengikuti, dan mengakibatkan hilangnya “sumber utama dunia karet alam, timah dan produsen minyak serta komoditas lainnya yang sangat strategis dan penting”.
Setelah peristiwa 30 September 1965, keadaan negara berubah total. Usaha Freeport masuk ke Indonesia semakin mudah. Sebagai bukti adalah pengesahan Undang-undang Penanaman Modal Asing pada 1967. Freeport menjadi perusahaan asing pertama yang kontraknya ditandatangani Soeharto.
Bukan saja menjadi lembek, bahkan Indonesia menjadi sangat tergantung terhadap pihak asing.
© Copyright Indtruth 2015. Diberdayakan oleh Blogger.